Ya mungkin kesulitan mengatur negeri ini karena salah satu faktor utama apalagi kalau bukan pengangguran. Bukan hanya itu saja ada lagi faktor yang membuat Presiden dan masyarakat Indonesia naik darah, apa kasus itu ???
Korupsi kasus yang membuat semua masyarakat Indonesia marah dan hanya seorang koruptor dan pengikutnya yang bahagia. Mereka marah karena biasanya uang negara yang di korupsi, uang untuk rakyat yang dikorupsi. Dunia politik menjadi latar belakang kasus korupsi. Mengapa tidak dalam dunia politik saling beradu untuk mendapatkan tempat misalnya menjadi DPR, DPRD, dll. Berbagai cara untuk mendapatkannya yang paling utama adalah dengan cara intrik yaitu penyebaran kabar bohong yang sengaja untuk menjatuhkan lawan. Maksutnya banyak calon ........ yang menyebarkan kelebihan seseorang namun tidak dimiliki mereka misalnya, pilihlah saya nomor, 3 saya akan memberi sembako ke seluruh daerah, akan memberi pekerjaan kepada semua pengangguran, bla bla bla........
Secara konsep kita tau kalau hanya berbicara itu mudah namun apa benar apa yang mereka katakan. Pada umumnya sedikit yang melanjutkan janjinya setelah terpilih, namun mereka biasanya mengurus kehidupan pribadi yang kaya raya, seakan akan mereka menganggap inilah sorganya sorga mereka. namun secara teori ini kehidupan sementara. Bukan hanya itu banyak calon ....... juga yang melakukan suap menyuap untuk terpilih dirinya. Sekarang tinggal kita bagaimana kita bisa memilih anggota ....... secara benar, dimana apabila kita menerima suap Rp 40.000,00 namun suatu ketika duit kita dikorupsi misal Rp 400.000,00. Apa yang kalian terima ??? Hahaha betapa kejam dunia politik ini. Belum lagi kasus bank century yang belum selesai hingga saat ini seakan akan kasusnya menggantung di udara.
Politik itu kejam karena tiba-tiba datang dan menerjang kita dan biasanya itu sudah direncanakan untuk menghasut dan menindas rakyat kecil demi dirinya masing-masing. Dan pemerintahan negeri ini juga tidak tegas karena belum menetapkan hukuman para koruptor hingga saat ini karena dihasut oleh koruptor atau dianya juga ingin korupsi, hmmmm entah ????
Kita ingin pemerintahan Bung Karno seperti dulu, namun faktanya tidak ada yang bisa. Kita tunggu saja pemerintah yang baru.
Ingat pesan Bung Karno: "Tidak seorang pun menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari republik ini, jikalau aku berjuang untuk mempertahankannya".
+asik+ga+asik.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar